"Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, supaya kamu berfikir" (QS: 2: 219)

Rukun Islam Syarat Masuk Surga


Setelah iman sebagai dasar dari seseorang untuk menjadikannya seorang yang beriman dengan Allah dan Rosul-Nya. terdapat amalan-amalan yang menjadi jaminan seseorang untuk mendapatkan tempat di surga. Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- menjadikan rukun Islam sebagai jaminan seseorang jika melakukannya sesuai yang diperintahkan, maka dia dijamin masuk surga.
Rukun Islam Syarat Masuk Surga
Hadist dalam shohih Muslim dari Anas bin Malik -rodhiyallahu 'anhu- berkata :

نُهِينَا أَنْ نَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ شَيْءٍ فَكَانَ يُعْجِبُنَا أَنْ يَجِيءَ الرَّجُلُ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ الْعَاقِلُ فَيَسْأَلَهُ وَنَحْنُ نَسْمَعُ فَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ أَتَانَا رَسُولُكَ فَزَعَمَ لَنَا أَنَّكَ تَزْعُمُ أَنَّ اللَّهَ أَرْسَلَكَ قَالَ صَدَقَ قَالَ فَمَنْ خَلَقَ السَّمَاءَ قَالَ اللَّهُ قَالَ فَمَنْ خَلَقَ الْأَرْضَ قَالَ اللَّهُ قَالَ فَمَنْ نَصَبَ هَذِهِ الْجِبَالَ وَجَعَلَ فِيهَا مَا جَعَلَ قَالَ اللَّهُ قَالَ فَبِالَّذِي خَلَقَ السَّمَاءَ وَخَلَقَ الْأَرْضَ وَنَصَبَ هَذِهِ الْجِبَالَ آللَّهُ أَرْسَلَكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ وَزَعَمَ رَسُولُكَ أَنَّ عَلَيْنَا خَمْسَ صَلَوَاتٍ فِي يَوْمِنَا وَلَيْلَتِنَا قَالَ صَدَقَ قَالَ فَبِالَّذِي أَرْسَلَكَ آللَّهُ أَمَرَكَ بِهَذَا قَالَ نَعَمْ قَالَ وَزَعَمَ رَسُولُكَ أَنَّ عَلَيْنَا زَكَاةً فِي أَمْوَالِنَا قَالَ صَدَقَ قَالَ فَبِالَّذِي أَرْسَلَكَ آللَّهُ أَمَرَكَ بِهَذَا قَالَ نَعَمْ قَالَ وَزَعَمَ رَسُولُكَ أَنَّ عَلَيْنَا صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ فِي سَنَتِنَا قَالَ صَدَقَ قَالَ فَبِالَّذِي أَرْسَلَكَ آللَّهُ أَمَرَكَ بِهَذَا قَالَ نَعَمْ قَالَ وَزَعَمَ رَسُولُكَ أَنَّ عَلَيْنَا حَجَّ الْبَيْتِ مَنْ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا قَالَ صَدَقَ قَالَ ثُمَّ وَلَّى قَالَ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ لَا أَزِيدُ عَلَيْهِنَّ وَلَا أَنْقُصُ مِنْهُنَّ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَئِنْ صَدَقَ لَيَدْخُلَنَّ الْجَنَّةَ

Artinya : "Ketika kami dilarang untuk bertanya kepada beliau (tentang hal-hal yang tidak penting), kami berharap akan datang seorang badui yang cerdas (mengerti cara bertanya yang baik) maka dia bertanya kepada beliau dan kami akan mendengarkan (dialog tersebut). maka datanglah seorang badui dan berkata : wahai Muhammad, telah datang seorang utusanmu kepada kami dan mengatakan bahwa kamu mengaku bahwa Allah telah mengutusmu. beliau berkata : benar. badui berkata : maka siapakah yang menciptakan langit? beliau menjawab : Allah. badui berkata : dan siapakah yang menciptakan bumi? beliau menjawab : Allah. badui berkata : dan siapakah yang menjadikan gunung dan menciptakan didalamnya berbagai hal? beliau menjawab : Allah. badui berkata : demi Dzat yang menciptakan langit dan bumi dan menjadikan gunung, apakah Allah yang mengutus kamu? beliau menjawab : iya. badui berkata : dan juga, utusan kamu itu mengatakan bahwa telah diwajibkan atas kami sholat 5 (lima) waktu setiap hari dalam sehari semalam. beliau berkata : benar. badui berkata : demi Dzat yang mengutus engkau, apakah Allah yang memerintahkanmu akan hal ini? beliau menjawab : iya. badui berkata : dan utusanmu juga berkata bahwa diwajibkan zakat atas harta-harta kami. beliau berkata : benar. badui berkata : demi Dzat yang mengutus engkau, apakah Allah yang memerintahkanmu akan hal ini? beliau menjawab : iya. badui berkata : utusanmu berkata telah diwajibkan atas kami untuk berpuasa pada bulan ramadhan pada tiap tahunnya. beliau berkata : benar. badui berkata : demi Dzat yang mengutus engkau, apakah Allah yang memerintahkanmu akan hal ini? beliau menjawab : iya. utusanmu juga mengatakan bahwa diwajibkan atas kami pergi haji bagi yang mampu. beliau berkata : benar. Anas berkata : kemudian orang badui itu pergi seraya berkata : demi Dzat yang telah mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak akan melakukan lebih dari hal-hal itu dan juga aku tidak akan menguranginya. kemudian Nabi -sholallahu 'alaihi wasallam- berkata : jika dia benar dengan perkataannya itu maka dia sungguh akan masuk surga." (HR Muslim)

# Sumber
Al-Minhaj Syarh Shohih Muslim bin Hajjaj, karya Imam An-Nawawi. bab Pertanyaan tentang Rukun Islam.

0 diskusi:

Entri Populer

Diskusi bareng yuk....

 

Fikir Muslim Indonesia | Tentang Kami | Kontak Kami |Terjemahan Al-Qur'an | Donasi | Pasang Iklan
© Copyright 2010 by Fikir Muslim Indonesia